jump to navigation

21Cineplex: No outsiders allowed Februari 25, 2008

Posted by Michael Andreas in Entertainment, ICT.
10 comments
Firefox bookmarks for 21Cineplex

Mengecewakan, tidak ada pilihan lain kecuali menghapus bookmarks yang kubuat untuk melihat jadwal film pada berbagai lokasi theater 21Cineplex.

Beberapa bulan yang lalu 21Cineplex menerapkan referer filtering pada situsnya. Kita tidak dapat lagi melihat jadwal film dengan mengetikkan URL-nya langsung pada address bar atau mengklik link dari situs lain (termasuk link dari Bookmarks pada browser).

Coba saja salah satu dari dua contoh berikut:

  1. Ketik atau klik: http://www.21cineplex.com/theater.cfm?id=238 untuk melihat informasi dan jadwal film di theater Studio, Yogyakarta.
  2. Ketik atau klik: http://www.21cineplex.com/theater.cfm?city_id=73 untuk melihat daftar theater atau jadwal film di kota Pekanbaru.

Apa yang kamu temui? Tentu saja bukan jadwal film, melainkan halaman depan 21Cineplex.

Satu-satunya cara untuk mengakses jadwal film adalah melalui link dari halaman dalam situs 21Cineplex itu sendiri (atau—kalau kamu niat—bisa pakai refspoof), misalnya melalui halaman Theaters.

Cukup kacau, belum lagi layanan yang bergantung pada situs tersebut (seperti RSS Jadwal Bioskop) juga ikutan rusak. Sepertinya tinggal menunggu waktu saja sebelum URL untuk film (seperti ini) ikutan di-filter.

21Cineplex, please get your site right. URL is not just an address, it is also an interface to your site.

Horizontal rule

Update: Aku menemukan situs mobile 21Cineplex via Sunaryo Hadi. It’s lightweight, it’s fast, and best of all.. It’s bookmarkable. 😉

Iklan

Selamat tinggal, The O.C. Januari 5, 2007

Posted by Michael Andreas in Entertainment.
2 comments

The O.C. Logo

Kemarin (entah waktu mana), tersebar berita bahwa The O.C. akan dihentikan dan season 4 yang sebentar lagi akan kembali tayang (setelah rehat musim liburan) akan menjadi season terakhir dari serial tersebut. Berikut kutipan dari sang executive producer, Josh Schwartz:

The O.C. season four finale will also be the series finale. This feels like the best time to bring the show to its close.

Saya rasa cukup aman untuk mengatakan tidak hanya penggemar berat The O.C. yang akan kecewa. TV-addicts dan penikmat musik, apalagi musik indie-rock (termasuk saya, terima kasih kepada IGIF), juga akan bersedih hati. Bagaimana tidak, pada serial inilah kita pertama kali mendengar hits seperti “Sometimes You Can’t Make It On Your Own” (U2), “Fix You” (Coldplay), dan “Cool” (Gwen Stefani). Serial ini juga melejitkan nama band seperti Phantom Planet, Death Cab for Cutie, dan Modest Mouse.

The O.C. merupakan wadah bagi band indie dan label kecil untuk menyelinap ke audience yang lebih luas (baca: mainstream). Selain The O.C., serial lain yang kejelian music supervisor-nya untuk memilih soundtrack dari band kurang dikenal adalah One Tree Hill (my favorite) dan Grey’s Anatomy. Bisa dibilang untuk menghemat biaya, bisa dibilang idealisme, bisa dibilang fanatik, atau bahkan pada kasus ekstrim bisa dibilang pemasaran terselubung. Tapi toh musik yang dihasilkan tidak kalah appealing dan inspiratif (bagi saya, sih).

Kembali ke The O.C., sebenarnya ada indikasi cukup jelas ketika jaringan televisi FOX hanya memesan 16 episode untuk season 4 (biasanya sekitar 25 episode per season). Syukur bagi One Tree Hill, The CW menambah order mereka menjadi 21 episode (awalnya hanya 13 episode). Fiuhh..

Links:

GIGI @ SwaraMaya Oktober 21, 2004

Posted by Michael Andreas in Ego, Entertainment.
1 comment so far

Baru dapet tips dari Mawan neeh. Kalo mo dengerin upstream lagu2 dari album spesial Ramadhan GIGI yang kereeeeennn, tooppp abiiizz, lo cari aja di SwaraMaya. Path-nya kalo gak salah:

Indonesia\Album\GIGI\Raihlah Kemenangan [Spesial Ramadhan]\

Selain album Raihlah Kemenangan ada juga album2 Indonesia dan internasional lainnya.